Teater Satu is a place for all artists, especially theater that is plugging in practical discourse (creating, performing, and directing).

Teater Satu is established on October 18 1996. According to its mission and vision that is becoming a professional institute and giving the appreciation about art of theater to society through performing, discussion, and training – in local, national, also international.

The existence of the art community in field of theater is motivated by strong enough desire to accommodate the enthusiasm and talent of young dramatist who are lives in Lampung and during the time have exploration in regions of campus, college, schools, and also outside of formal institution.

Teater Satu has performed dozens of works since 1996 at national and international events, such as the 2011 Art Summit, Ubud Writer and Reader Festival 2012, Malaysian Performing Art Village 2014, Asian Young Directors Festival in Japan 2016, Wahyu Sihombing Festival 2017 , Silek Art Festival 2019, Etc. In early 2017 Teater Satu collaborated with Australian Artists called Performing Line performed The Age of Bones in some cities in Indonesia and Australia such Tasikmalaya, Bandung, Sydney, Melbourne, Canberra and Darwin.

In 2008 with Perempuan Di Titik Nol performance and Anak Yang Dikuburkan performance in 2013 Teater Satu got Indonesian Best Theater Group by Tempo Magazine.

Since 2013 until now Teater Satu has also been a Host Organization (OTR) in the Nusantara Internship program in collaboration with the Yayasan Kelola. Selected artists will take part in an internship in acting, directing, script writing, and management.





Teater Satu adalah tempat bagi semua pekerja seni, terutama teater fokus dalam bidang pengkajian dan penciptaan karya seni pertunjukan. Teater Satu didirikan pada 18 Oktober 1996. Sesuai dengan misi dan visinya yaitu menjadi lembaga profesional dan memberikan apresiasi seni teater kepada masyarakat melalui pertunjukan, diskusi, dan pelatihan – baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

Keberadaan komunitas seni di bidang teater dimotivasi oleh keinginan yang cukup kuat untuk mengakomodasi antusiasme dan bakat para pekerja teater muda yang tinggal di Lampung dan selama ini melakukan penjelajahan di wilayah kampus, perguruan tinggi, sekolah , dan juga di luar lembaga formal.

Teater Satu sudah mementaskan puluhan karya sejak tahun 1996 di event nasional maupun internasional, Seperti Art Summit 2011, Ubud Writer And Reader Fest 2012, Malaysian Performing Art Village, Asian Young Directors Festival Japan 2016, Festival Wahyu Sihombing Jakarta 2018, Silek Art Festival 2019, Dll. Awal tahun 2017 Teater Satu berkolaborasi dengan seniman Australia dalam lakon The Age of Bones dan dipentaskan di beberapa kota di Indonesia dan Ustralia seperti Tasikmalaya, Bandung, Sydney, Melbourne, dan Canberra.

Pada tahun 2008 melalui lakon Perempuan di Titik Nol dan lakon Anak Yang Dikuburkan di tahun 2013 Teater Satu meraih penghargaan sebagai grup teater terbaik versi Majalah Tempo.

Sejak Tahun 2013 sampai sekarang Teater Satu juga menjadi Organisasi Tuan Rumah (OTR) pada program Magang Nusantara bekerjasama dengan Yayasan Kelola. Seniman terpilih akan mengikuti magang keaktoran, penyutradaraan, penulisan lakon, dan manajemen. Teater Satu juga menerima para seniman yang ingin residensi atau studi teater secara personal.